Monday, May 28, 2018

Jenis Jenis Socket Processor Komputer Intel dan AMD

Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard. Dudukan ini berbentuk segi empat dengan lubang-lubang kecil tempat tertancapnya kaki-kaki (pin-pin) prosesor yang tersusun membentuk matriks 2 dimensi. Susunan, letak, dan jarak antar lubang sama persis dengan susunan, letak, dan jarak antar pin-pin pada prosesorKali ini kita akan membahas jenis socket pada processor, Intel dan AMD telah meluncurkan banyak sekali socket yang berbeda untuk produk processor mereka. Kita akan mulai dari perkembangan processor pada tahun 2000-an, yang mana teknologi processor Intel dan AMD telah merambah pasar teknologi Indonesia.

Soket 1 adalah soket kedua dari seri soket standar yang dibuat oleh Intel yang digunakan di mikroprosesor-mikroprosesor x86 antara lain digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, serta Intel 80486DX4 Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan April 1989.

Soket Jenis ini memiliki 169 pin, dengan layout 17x17 Pin-Grid Array dan tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt.




Soket 2 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, Intel 80486DX4 Overdrive serta 486 Overdrive. Socket ini diperkenalkan pada bulan Maret 1992.
Soket jenis ini memiliki 238 pin, dengan layout 19x19 Pin-Grid Array dan tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt.





Soket 3 adalah sebuah soket prosesor yang digunakan oleh prosesor Intel 80486SX dan 80486SX2, Intel 80486DX dan 80486DX2, Intel 80486DX4 Overdrive, 486 Overdrive serta AMD 5x86. Socket ini diperkenalkan pada bulan Februari 1994.
Soket jenis ini memiliki 237 pin dengan layout 19x19 Pin-Grid Array dan tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt atau 3.3 Volt.





Soket 4 adalah dudukan prosesor desktop Pentium Classic yang bernama sandi P5. Soket ini memiliki lubang pin sebanyak 273 pin PGA (Pin Grid Array) dan tegangan operasi yang digunakan adalah 5 Volt. Pentium Classic (P5) diproduksi dengan teknik fabrikasi 800 nm. Contoh prosesor Pentium Classic yang menggunakan dudukan soket 4 adalah Pentium 60 MHz dan Pentium 66 MHz. Pentium Classic P5 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 22 Maret 1993.




Soket 5 biasanya digunakan untuk dudukan prosesor Pentium Classic 75 MHz hingga 133 MHz. Prosesor tersebut juga dapat (kompatibel) ditempatkan/dipasangkan ke Soket 7.
Jenis Soket ini memiliki 320 pin, dengan layout 37x37 SPGA (Staggered Pin-Grid Array) dan tegangan operasi yang digunakan adalah 3.3 Volt atau 3.5 Volt.





Soket 6 adalah dudukan prosesor desktop Pentium Classic yang bernama sandi P54 dan P54C. Soket ini memiliki lubang pin sebanyak 296 atau 321 pin PGA (Pin Grid Array). Pentium Classic (P54) diproduksi dengan teknik fabrikasi 600 nm, sedangkan Pentium Classic (P54C) diproduksi dengan teknik fabrikasi 350 nm. Contoh prosesor Pentium Classic yang menggunakan dudukan soket 7 adalah Pentium 75 MHz, Pentium 90 MHz dan Pentium 100 MHz hingga Pentium 200 MHz.
Pentium Classic P54 diperkenalkan pertama kali pada tanggal 7 Maret 1994, sedangkan Pentium Classic P54C diperkenalkan pertama kali setahun kemudian, yaitu pada bulan Maret 1995. Soket 7 juga digunakan untuk dudukan prosesor desktop Pentium MMX bernama sandi P55C. Prosesor ini diproduksi dengan teknik fabrikasi 350 nm. Contoh prosesor Pentium MMX yang menggunakan dudukan soket 7 adalah Pentium MMX 166 MHz, Pentium MMX 200 MHz dan Pentium MMX 233 MHz. Pentium MMX P55C diperkenalkan pertama kali pada tanggal 8 Januari 1997.





Dibandingkan dengan soket 5, maka soket 6 ini memiliki pin-pin ekstra dan dilengkapi desain dua jalur voltase yang terpisah untuk prosesor. Namun, tidak semua produsen motherboard memanfaatkan peluang desain ini. Motherboard-motherboard tertentu masih menggunakan desain voltase tunggal walaupun menggunakan soket 6. Patut dipahami bahwa soket 5 memiliki voltase tunggal.

Sebenarnya, soket 6 merupakan salah satu jenis soket yang digunakan secara luas oleh berbagai produsen prosesor. Selain kompatibel dengan prosesor produk Intel, soket ini juga kompatibel dengan prosesor AMD maupun Cyrix. Prosesor-prosesor AMD dan Cyrix yang kompatibel dengan soket 6 antara lain AMD K5 hingga K6, Cyrix 6×86 (dan MX) P120 – P233.

Soket 8 adalah dudukan prosesor desktop Pentium Pro. Soket ini memiliki lubang pin sebanyak 387 pin. Pentium Pro ada yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 600 nm, ada pula yang diproduksi dengan teknik fabrikasi 350 nm. Contoh prosesor Pentium Pro yang menggunakan dudukan soket 8 adalah Pentium Pro 150 MHz, Pentium Pro 166 MHz dan Pentium Pro 180 MHz dan Pentium Pro 200 MHz.



Socket 478

socket ini juga dikenal sebagai mPGA478 dan mPGA478B), socket ini memiliki pin count sebanyak 478 pin, dan digunakan untuk seri Intel Pentium 4 dan seri Intel CPU Celeron. Socket 478 diluncurkan menggunakan teknologi Northwood Core, dan khusus dirancang untuk menyaingi AMD 462-pin Socket A dan seri Athlon XP pada masanya. Socket 478 ini kemudian digantikan oleh peluncuran socket yang baru, yaitu LGA 775.

 Socket LGA 775

Socket LGA 775 dikenal sebagai socket T,  socket ini didesain untuk computer desktop. Tidak seperti seri sebelumnya, seri yang ini menggunakan nama tambahan yang tersemat didepan nomor seri, yaitu LGA atau singkatan dari “Land Grid Array”, maksud dari kata-kata tersebut yaitu bahwa seri LGA 775 tidak mempunyai lubang socket, dan sebagai gantinya LGA 775 memiliki 775 pin yang berbentuk menonjol, hal ini berlaku untuk seri LGA lainnya.
Socket ini kemudian digantikan oleh LGA 1156 dan socket LGA 1366 setelah sebelumnya pernah menjadi raja dalam pasar teknologi perangkat computer desktop.

Socket LGA 1156

Socket LGA 1156 juga dikenal sebagai Socket H, socket ini memang dirancang untuk menggantikan socket sebelumnya yaitu LGA 775. Perbedaan pada socket sebelumnya, pada LGA 775 teknologi processor terhubung langsung pada chipset Northbridge yang menggunakan Front Side Bus (FSB), sedangkan LGA 1156 justru mengintegrasikan fitur sedrhana yang tersemat di Northbridge ke dalam processor itu sendiri.

Socket LGA 1155

Socket LGA 1155 juga dikenal sebagai socket H2, socket LGA 1155 dirancang untuk keluarga processor chipset Intel Sandy Bridge dan Ivy Bridge.  Perbedaan paling mendasar dari keduanya adalah pada dukungan memori, pada processor Sandy Bridge telah mendukung hingga memori DDR3-1333. Sedangkan pada Ivy Bridge mendukung hingga DDR3-1600.


 Semoga Bermanfaat

No comments:

Post a Comment